Jul 30 2007

Motif dan ornamen kain pada Dayak

Published by mujie at 10:10 pm under Budaya Dayak

Suku Dayak tidak mengenal lukisan maupun ukiran seperti layaknya ukiran dan lukisan pengukir dan pelukis dalam kesenian modern atau Eropa yang menggunakan media kanvas, cat dan kuas. Yang ada hanyalah motif yang terlukiskan pada pakaian adat, rumah, kumpang (sarung mandau), kain dan beberapa aksesori lainnya.

Nah, mengenai corak dan motifnya sendiri lebih kepada corak yang diinspirasi kepada alam, seperti matahari, tumbuh-tumbuhan, hewan bahkan manusia. Untuk corak dan motifnya sendiri saya batasi hanya untuk 3 propinsi, yaitu Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat yang tergambarkan diatas kain atau baju, dengan tujuan agar rekan-rekan tidak salah dalam melihat motif dan ornamen Dayak. Seperti contoh yang pernah saya dapati adalah adanya beberapa website daerah yang menggunakan ornamen atau corak dari suku Dayak lainnya diluar propinsi.

Berikut adalah ciri-ciri ornamen untuk masing-masing daerah (propinsi) :

  • Kalimantan Timur

Motif di Kalimantan Timur di dominasi oleh obyek matahari dan burung enggang. Warna dominan adalah warna kuning.

  • Kalimantan Tengah

Motif di Kalimantan Tengah di dominasi oleh obyek tumbuhan, pohon dan burung enggang. Warna dominan adalah warna hijau.

  • Kalimantan Barat

Motif di Kalimantan Barat di dominasi oleh obyek binatang dan manusia. Dominasi warna seimbang antara warna hijau dan kuning.

Tulisan diatas adalah rintisan, masukan, saran maupun data akan saya terima dengan senang hati, berhubung minimnya data yang saya punya.

 

15 Responses to “Motif dan ornamen kain pada Dayak”

  1. flying^dragonon 19 Aug 2007 at 6:57 pm

    thx wak info na..sebagai anak dayak saya jg kurang tau…hehehhe
    saran wak..punya rencana bikin semacam kamus bahasa dayak gak ? buat org2 sapa tau mau blajar tentang budaya dayak n bahasa :) sapa tau kita bsa bekerja sama hhohohoho…

  2. mujieon 20 Aug 2007 at 1:56 am

    @flying^dragon : Script kamus mungkin bisa keroyokan rame2 bikin, tapi siapa yang akan mengisi data dan memonitor baku tidaknya bahasa? Karena contoh dalam bahasa Ngaju sendiri ada beberapa dialektika antar DAS yang berbeda. Silahkan berbagi jika mempunyai informasi tentang bahasa Dayak, baik itu Ngaju, Maanyan dll.

  3. nitaon 01 Sep 2007 at 8:15 pm

    salam kenal bro….
    saya cukup mendapat sedikit pencerahan mengenai motif dayak. karena seringkali yang di pamerkan adalah motif-motif dayak tanpa tahu asal daerahnya. Satu motif diakui rame-rame. di website saja masih sangat terbatas dan tidak dijelaskan secara mendalam. apalagi website kalteng masih sangat jauh dari yang dharapkan. saat inisaya sedang mencari tahu tentang motif2 dayak khususnya kalimantan tengah, kira-kira dimana saya bisa mendapatannya?
    terima kasih.

  4. amion 09 Apr 2008 at 11:44 pm

    waduuh..makasih banget yah info-nya. tapi ga ada gambarnya yah. soalnya ami lagi nyari informasi soal motif2 dayak di kaltim buat tugas desain interior. soalnya interior yang make gaya etnik or tradisional tuh biasanya cuma ngambil dari daerah bali or jawa. ami lagi mo nyoba bikin interior gaya tradisional dayak modern.
    makasih ya..

  5. chacha,balikpapanon 18 Apr 2008 at 3:59 am

    setuju!!!!!! memang pengenalan kebudayaan seluruh penjuru Indonesia harus digalakan terus. apalagi dari wilayah sendiri. sungguh sangat menyedihkan, data2 kebudayaan dan hasilnya Dayak Kaltim sangat minim sekali. tidak ada data2 yang kongkrit dan paten. ow ya apalagi peran pemerintah untuk menonjolkan kebudayaan masing2 daerah sngat kurang bersahabat. salah satunya kampung budaya desa pampang di samarinda utara. padahal sudah ada pra rencana dr pemerintah untuk pengembangan desa pampag 10 thn yg lalu, sampai sekarang belum ada realisasinya. yah….begitulah…..pembangunan gedung2 bertingkat digalakkan, mal, apartemen……
    seandainya wilayah kaltim bisa menoleh sedikit pembangunan daerah Bali, wah pas bgt tuh!!! kebudayaan singkron dengan kemodernan. SIP!!!!!!

  6. ajayon 03 May 2008 at 7:07 am

    iya betul tuh, sepertinya ornamen gedung2 yang dibangun oleh pemerintah sekarang masih belum menunjukkan ornamen2 daerah tersebut. padahal secara tidak langsung itu kan promosi kesenian daerah sendiri. coba lihat di kota palangka raya, jarang ada gedung2 yang berdesain adat dayak.m kebetulan saya putra asli dayak ngaju he…

  7. lussuaon 04 Aug 2008 at 11:28 pm

    sekarang banyak anak muda yang kurang berminat dengan budaya daerah, tidak terkecuali pemuda dayak, makanya di tempat kita lambat majunya……kalo kamus ya susah bikinya, di kalimantan ka ada 405 sub-etnis dan tujuh subetnis besar. sudah pasti terdapat ratusan bahasa…….

  8. bujangon 19 Aug 2008 at 8:17 pm

    Lam kenal, nimbrung komen ni.
    Saya Bujang dari Kalbar.
    Saya tertarik ulasan ttg motif dayak. Menariknya, justru org Jepara yg banyak nyetak batik khas dayak yg banyak dijual di Kaltim. Ya tidak???. Dayak punya harta, org lain yg jual. Cian d Dayak, sering ketipu atau memang takdirnya begitu?
    Mengenai makna motif, sampai sekarang belum ada yang menulisnya. Yg diketahui hanya nama motifnya saja. Itu pun banyak yg blm tertulis. Bagaimana caranya ya?

  9. ariel andrianon 19 May 2009 at 2:39 am

    hai…salam kenal…
    bro gua mau dong loe kasih contoh motif kain dayak buat di pelajari texture dan unsur historiloghy nya kayaknya seru tuh….
    thanks yah..
    sukses buat loe

  10. mujieon 19 May 2009 at 6:05 pm

    @ariel andrian : Maap, saya ga punya contohnya, karena saya bukan kolektor apalagi antropolog. Saya hanya mengamati saja.

  11. linaon 31 Oct 2009 at 8:41 pm

    ciiiiipppp….. cth motif2 kainnya oq ga skalian d tampilin????
    kan bgz…..!!!!
    tmbah wa”san gtuuuuu…..
    oia,,,,, ijin ngopy bwt tgz kul yooooowwww…..
    thankzzzzz……
    mg tmbh suxcezzzzz sllllluuuuuu…… ;-)

  12. Ibu Indra Tjon 05 Nov 2009 at 11:14 pm

    Saya sangat tertarik akan Ragam Hias dari berbagai wilayah di Nusantara, krn sy yakin ada filosofi dibaliknya…apakah sy bisa dapat info detailnya dr berbagai Ragam Hias Dayak, melalui email saya mbatikyuuuk@yahoo.com. Salam Lestari. thx

  13. karinaon 24 Nov 2009 at 5:32 pm

    lam kenal… mau juga dong filosofi dibalik motif Dayak… terima kasih.

  14. IBU INDRA TJon 06 Jan 2010 at 5:17 am

    Salam, apa kabar? saya menunggu info tentang filosofi dibalik setiap ragam hias Dayak…terima kasih.
    silahkan mampir di http://indratj100755.multiply.com

  15. IBU INDRA TJon 09 Mar 2010 at 5:05 pm

    Siapa mau mendukung PELESTARIAN WARISAN BUDAYA dg menggali potensi daerah masih2….dg MEMBATIK YUUUK bersama bu Indra tj - http://mbatikyuuuk.com - lami bersedia hadir ketempat anda untuk sharing…salam

Trackback URI | Comments RSS

Leave a Reply