Archive for June, 2008

Jun 29 2008

Oleh-oleh naik busaway

Published by mujie under Umum

Sebelum saya menjadi juri, saya dengan rekan kerja saya berada di Jakarta selama 3 hari untuk urusan pekerjaan. Walaupun sudah pernah naik busaway, namun baru kali ini saya abadikan dalam jepretan ponsel. Tarif busaway sendiri sangat murah untuk menempuh jarak dekat dan jauh cukup dibandrol dengan harga tiket Rp. 3.500,-. Tapi yang kurang mengenakkan di daerah Harmony, dimana disanalah tempat pusat persimpangan arah busaway akan menuju arah selanjutnya, karena harus mengantri kurang lebih 10-30 menit berdiri menunggu datangnya bus.

 

Bus-nya sendiri sangat bersih dengan dilengkapi pendingin dan tempat duduk yang empuk. Jika akan sampai di halte, otomatis keluar suara wanita dari sebuah speaker yang memberitahukan daerah atau nama halte yang dituju. Dengar-dengar busaway tersebut mempergunakan bahan bakar gas, sehingga bebas polusi berlebihan. Oh ya, saya juga sempat menaiki busaway yang disopiri oleh seorang wanita yang cukup cantik dan menggunakan kerudung serta baju khas betawi. Pelayanan kondektur, penjaga halte dan tiket pun cukup ramah. Dan jangan coba-coba untuk merebut antrian atau tempat duduk, karena Anda akan malu didamprat oleh penumpang lain dan petugas.

 

Rupanya demam busaway tidak terjadi di Jakarta saja, di Yogyakarta sendiri juga sedang dibangun busaway, tapi saya tidak tahu berapa harga tiket disana. Dan untuk saat ini pun busaway di Yogyakarta lebih ditujukan kepada wisatawan dengan arah tujuan yang masih sedikit.

 

Berikut oleh-oleh yang saya maksud :

22062008009.jpg 23062008046.jpg 23062008039.jpg 23062008045.jpg

22062008011.jpg 22062008012.jpg 23062008043.jpg 23062008044.jpg

No responses yet

Jun 29 2008

Jadi juri lagi

Published by mujie under Pendidikan, Cuap-cuap

Setelah beberapa bulan yang lalu saya berkesempatan menjadi juri perlombaan IT bidang web design untuk SMK tingkat provinsi Kalimantan Tengah tahun 2008 yang bertempat di SMK Negeri 3 Palangka Raya bersama-sama dengan RonTeg, minggu lalu, pada bulan Juni 2008, kembali saya dipercaya oleh panitia kegiatan perlombaan SMU-SLB tingkat provinsi dalam bidang yang sama yang bertempat di SLB Negeri 1 Palangka Raya. Yang menarik disini adalah bagaimana seorang tua rungu dan tuna wicara dapat bersaing dengan peserta lain bahkan mampu mengalahkan peserta SMU yang tidak mengalami gangguan indera tubuh. Siswa SLB tuna rungu dan tuna wicara ternyata lebih mengandalkan pada daya ingat ketika mereka belajar. Saya pun sempat heran, bagaimana dia dapat dengan mudah membaca dan membalas sms dari ponselnya.

Continue Reading »

One response so far